Kunci Menemukan Solusi Yang Tepat Untuk Meningkatkan Laba

Apapun peran kita dalam perusahaan, apakah sebagai pemilik, C-suite executives, kepala departemen, staff kita ingin untuk memberikan nilai kepada perusahaan, memberikan kontribusi.

Memberikan nilai dan kontribusi kepada perusahaan juga meningkatkan nilai diri kita sendiri.  Selalu belajar dan mempraktekkan apa yang kita pelajari akan membuat kita makin kaya akan ilmu dan pengalaman.

Sebagai pemilik dan karyawan perusahaan, saya yakin bahwa mereka mengetahui perusahaan luar dalam, mengetahui bagaimana perusahaan beroperasi secara detail. 

Dalam saya berhubungan dengan banyak CEOs dan C-Suite Executives, mereka adalah orang-orang yang luar biasa dan  saya lihat sangat sibuk dengan kegiatan sehari-hari dalam usaha untuk meningkatkan laba perusahaan. 

Dari pengalaman, saya lihat ada titik lemah (blind spot) yang dilakukan banyak pemilik bisnis dan CEOs. 

Apabila blind spot ini dikenali maka akan menjadi kunci untuk menemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan laba.

Dengan menghindari blind spot ini, pemilik bisnis dan CEOs akan mendapatkan hasil yang diharapkan …. meningkatkan laba perusahaan secara masif.

Apa Blind spot tersebut?

Berpikir Obvious (mudah terlihat) bukan Einstein

APA YANG SAYA MAKSUD?

Saya ingin berbagi cerita dengan Anda.

Sekitar 30 tahun yang lalu, sebuah hotel di London menambahkan lantai, lantai 27. Dengan tambahan satu lantai, mereka memiliki lebih banyak kamar dan tamu. Tapi dikarenakan lebih banyak tamu,  lift butuh waktu lebih lama untuk mengangkut para tamu. Para tamu mulai mengeluh, sehingga manajer hotel pun panik dan segera mencari solusi.

Dia membawa arsitek dan insinyur nya. Dia mengatakan aku ingin kamu mempercepat lift ini. Tetapi para insinyur mengatakan kami tidak bisa. Lift telah melaju dengan kecepatan maksimal. Selanjutnya dia meminta arsitek menemukan ruang untuk menambah lift, tetapi arsitek mengatakan kami tidak bisa. Tidak ada ruang untuk menambahkan lift.

Akhirnya, dia berhenti dan menggali masalahnya.

Dia akhirnya menyadari solusi baru. Yang perlu dia lakukan adalah memasang cermin. Hal ini memberikan kesibukan bagi para tamu saat menunggu sehingga mereka tidak merasakan waktu tunggu yang lama lagi.

Begitu dia melakukannya, para tamu berhenti mengeluh.

Pesan moral dalam cerita
Seringkali ketika kita berusaha menyelesaikan suatu masalah, kita TIDAK menghabiskan cukup waktu untuk menyelidiki….

Kita sering buru-buru mencari solusi. Jadi sebelum menangani masalah, ada baiknya untuk menggali lebih dalam, untuk masalah yang tepat.

Problem solver tidak mulai memecahkan masalah sampai mereka menemukan masalah yang tepat.

Studi Kasus

Salah satu klien saya. Sekitar semester kedua tahun 2019, mereka kehilangan salah satu pelanggan utama mereka di AS yang mencakup lebih dari 50% penjualan mereka. Pelanggan ini telah menjadi pelanggan mereka selama bertahun-tahun.

Pelanggan meninggalkannya karena dia telah mendirikan perusahaan manufakturnya sendiri di AS dan membeli pesaingnya yang juga merupakan pelanggan perusahaan tersebut. 5 pelanggan perusahaan tiba-tiba hilang. Pelanggan mereka sekarang memiliki pasar AS tanpa persaingan dari perusahaan.

Akibatnya, penjualan perseroan pun menurun secara drastis. CEO segera mengidentifikasi bahwa dia perlu mengganti pelanggan yang hilang. Dia mengerahkan seluruh tim pemasarannya untuk mencoba menggantikan pelanggan ini dan mereka bekerja sangat keras dalam 6 bulan ke depan.

Dia adalah CEO yang sangat baik dan dia mengajak seluruh pemangku kepentingan perusahaan untuk mendukung upaya pemasaran mereka untuk mendapatkan pelanggan baru.

Ketika saya datang, tujuan nomor satu mereka adalah menemukan pelanggan baru untuk menggantikan pelanggan yang hilang. Namun, saya menyuruh mereka untuk BERHENTI. Kita perlu mengidentifikasi apa masalah sebenarnya.

Saya segera mengidentifikasi bahwa masalahnya adalah mereka tidak menghabiskan cukup waktu untuk menyelidiki masalah. Saya memberi tahu CEO bahwa kita perlu mengidentifikasi masalah mengapa pelanggan meninggalkan perusahaan.

Segera setelah saya memulai penugasan, saya langsung bekerja dengan menggunakan sistem HRS saya, sistem yang saya buat selama 30 tahun sebagai CFO dan specialist Pengoptimalan Laba dan Pemulihan Kesehatan Keuangan (Turnaround) Perusahaan.

Saya menggali lebih dalam masalah dengan menggunakan sistem HRS saya, saya melihat masalahnya dengan jelas, alasan pelanggan pergi BUKAN KARENA dia memulai bisnisnya sendiri. Alasan dia pergi adalah karena…. produk berkualitas buruk dan waktu pengiriman yang lama dan sering tertunda-tunda.

CEO ini tidak tahu karena seperti yang Anda dan saya ketahui, departemen ingin menangani masalah ini sendiri dan tidak memberitahu CEO sehingga CEO ini tidak menyadari seberapa parah masalahnya.

Segera setelah saya dapat mengidentifikasi masalah sebenarnya, saya segera memberi tahu CEO untuk berhenti mencoba mengganti pelanggan yang hilang. Kami perlu memperbaiki masalah, jika tidak dilakukan, menemukan pelanggan baru tidak akan berkelanjutan untuk jangka panjang.

Menggali jauh ke dalam masalah kedengarannya mudah tetapi sebenarnya tidak, itu membutuhkan pengalaman seperti perusahaan minyak mencoba menemukan minyak di bawah tanah. Hanya jika mereka memiliki seorang ahli yang memiliki pengalaman, mereka dapat menemukan di mana mengebor untuk menemukan minyak.

Jadi CEO yang sangat cerdas sering kali sangat fokus untuk mendapatkan sumber daya tentang solusi ketika mereka belum menyelesaikan masalah

Jadi, BLIND SPOT yang bahkan diabaikan oleh pemilik bisnis dan C-Suite Executive terbaik dari perusahaan terbaik adalah… BERPIKIR OBVIOUS BUKAN EINSTEIN.

Einstein mengatakan ….

“Bukannya saya begitu pintar, hanya saja saya mempelajari masalah lebih lama.  

It’s not that I’m so smart, it’s just that I stay with problems longer.”

“Jika saya memiliki waktu satu jam untuk memecahkan masalah, saya akan menghabiskan 55 menit untuk memikirkan masalah dan 5 menit untuk memikirkan solusinya.

If I had an hour to solve a problem I’d spend 55 minutes thinking about the problem and 5 minutes thinking about solutions.”

Albert Einstein

Bagaimana mendapatkan solusi yang tepat untuk meningkatkan laba?

Kunci dari  mendapatkan kualitas solusi yang anda hasilkan berbanding lurus dengan kemampuan anda untuk mengidentifikasi masalah yang ingin anda selesaikan. 

Untuk mendapatkan solusi yang tepat anda perlu menemukan akar masalah yang tepat. 

Seberapa baik anda mendefinisikan masalah menentukan seberapa baik anda memecahkannya.  Kita perlu menggali lebih dalam untuk menemukan masalah yang tepat.

Dan itu membutuhkan waktu, fokus, dan mata yang berpengalaman.

Kita perlu menggali lebih dalam untuk menemukan masalah yang tepat.

Apa yang saya ceritakan di atas adalah sangat relevan terhadap masalah yang anda hadapi dalam mencari solusi untuk mencari sumber akar masalah perusahaan untuk meningkatkan laba perusahaan secara masif atau membalikkan situasi dari rugi menjadi untung.

Kunci menemukan solusi yang tepat dalam meningkatkan masalah adalah menemukan akar masalah yang tepat.

Apa yang bisa membantu Anda untuk menemukan akar penyebab masalah yang tepat?

Anda beruntung.  Saya berbagi pengalaman di buku “Company Makeover for Massive Profits: Menemukan Akar Penyebab Masalah Yang Tepat Untuk Menerapkan Solusi yang Tepat” dengan menggunakan system HRS yang saya temukan untuk membantu anda menemukan akar sumber masalah yang tepat dan membantu untuk memberikan solusi yang tepat.

Anda bisa pelajari disini

Buku ini merupakan panduan step by step untuk meningkatkan laba perusahaan secara masif dan berkesinambungan secara jangka Panjang.

Baca bukunya, terapkan langkahnya dan dapatkan manfaatnya.

Wish you success,

Ronawati Wongso

CEO & Founder

Rantai Breakthrough Consulting

Profit Optimization | Turnaround Specialist

Kunci Menemukan Solusi Yang Tepat Untuk Meningkatkan Laba FAQ

Apa kunci menemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan laba?

Menghindari satu blind spot yang banyak dilakukan oleh pemilik bisnis dan CEOs.

Apa blind spot yang harus dihindari untuk menemukan solusi yang tepat?

Berpikir Obvious bukan Einstein.

Blind spot adalah titik buta, yang pada sudut tertentu tidak terlihat. Blind spot adalah titik/area yang harus dihindari.

Bagaimana mendapatkan solusi yang tepat untuk meningkatkan laba?

Kunci dari  mendapatkan kualitas solusi yang anda hasilkan berbanding lurus dengan kemampuan anda untuk mengidentifikasi masalah yang ingin anda selesaikan. 

Untuk mendapatkan solusi yang tepat anda perlu menemukan akar masalah yang tepat

Seberapa baik anda mendefinisikan masalah menentukan seberapa baik anda memecahkannya.  Kita perlu menggali lebih dalam untuk menemukan masalah yang tepat.

Sistem HRS yang saya temukan membantu menemukan akar masalah yang tepat.

Apakah ada yang bisa membantu anda untuk menemukan kuncinya lebih cepat?

Ya,
1. Membeli buku Company Makeover for Massive Profits: Menemukan akar penyebab masalah yang tepat untuk menerapkan solusi yang tepat. Panduan langkah demi langkah untuk menemukan akar penyebab masalah dan menerapkan solusi yang tepat.

2. Menggunakan Konsultan Rantai Breakthrough Consulting – akan menghemat waktu karena telah berpengalaman membantu perusahaan meningkatkan laba sebesar 3.000% dalam beberapa tahun dan memulihkan kesehatan keuangan perusahaan sebesar $29juta dalam setahun.